Jarang sekali dibahas di sekolah!!! Yuk belajar literasi keuangan mulai saat ini...

Images by Karolina Kaboomics on Pexels

Apa Itu Literasi Keuangan?

Literasi Keuangan, seperti yang disadur pada laman artikel OJK adalah pengetahuan, keterampilan, dan keyakinan yang memengaruhi sikap dan perilaku untuk meningkatkan kualitas pengambilan keputusan dan pengelolaan keuangan untuk mencapai kesejahteraan keuangan masyarakat. 

Persamaannya Dengan Manajemen Keuangan?

Jika disandingkan diantara keduanya, bisa diartikan literasi keuangan mencangkup pengertian yang lebih luas dibandingkan dengan manajemen keuangan yang mana menjadi bagian didalamnya.

Singkatnya, literasi keuangan dapat juga diibaratkan dengan segala pengetahuan tentang pengelolaan sumber daya keuangan secara efektif dan optimal.

Sedangkan manajemen keuangan merupakan aktivitas dan perilaku seseorang dalam mengelola sumber daya keuangan secara baik.

Mengenal Istilah Kunci Terkait Literasi Keuangan

Ada banyak istilah kunci yang akan kalian temui jika mempelajari Literasi kuangan, diantaranya ialah income, expenditure, cashflow, investasi, asuransi, tabungan, dsb. Berikut akan diterangkan secara ringkas masing-masing istilah kunci tersebut;

1. Income (pendapatan); jumlah uang atau nilai ekonomi yang diperoleh seseorang dari berbagai sumber, termasuk gaji, pendapatan dari usaha bisnis, investasi, royalti, dan lain sebagainya. keterangan ini diambil dari website online pajak.

lebih lanjut diterangkan, dalam konteks keuangan, pemahaman yang baik tentang income sangatlah penting karena memungkinkan seseorang untuk mengelola keuangan dengan lebih efektif dan merencanakan masa depan finansial dengan lebih baik.

2. Expenditure (pengeluaran); jumlah uang yang dikeluarkan atau dibelanjakan. Expenditure ini memiliki dua tipe, yaitu ada tetap dan variabel. Keterangan ini mengacu ada website blibli friends.

Selanjutnya, pengeluaran tetap mengarah pada pengeluaran rutin yang nggak berubah dan berlangsung selama jangka panjang. Misalnya, hipotek atau cicilan, pembayaran sewa, atau tagihan internet yang harus dibayar setiap bulan. 

Sementara untuk pengeluaran variabel mengarah pada pengeluaran yang bisa kamu kendalikan. Misalnya, pengeluaran variabel ini berupa makan di luar, menonton film, membeli perawatan diri, pembelian kursi pijat.

3. Cashflow (arus kas); merupakan gabungan antara income dan expenditure, yakni aliran dana yang masuk dan keluar dari kantong pribadimu.  Keterangan ini merujuk pada website UOB (bank digital).

Kemudian diterangkan bahwa, jika pendapatan seseorang lebih besar dari pengeluarannya maka dapat disebut dengan arus kas positif. Sedangkan jika pengeluaran lebih besar dari pemasukannya (sebaliknya), maka hal itu dapat disebut sebagai arus kas negatif.

4. Investasi; ialah tindakan memberikan sejumlah uang, waktu, atau usaha pada suatu proyek maupun aset, dengan harapan menerima keuntungan yang lebih besar di kemudian hari berdasarkan tindakan sebelumnya. Hal ini seperti yang diterangkan pada website FEB UMSU.

Investasi bertujuan untuk memperoleh kekayaan jangka panjang, merencanakan masa pensiun, ataupun mencapai tujuan keuangan tertentu. Adapun beberapa aset yang dapat menjadi target investasi ialah saham, obligasi, real estate, komoditas, mata uang dsb. 

Namun perlu diingat bahwa investasi memiliki resiko dan tak selalu ada jaminan dalam hasilnya. Oleh karena itu, dirasa penting untuk mempelajari pengetahuan terkait, sebelum melakukan tindakan investasi.

5. Asuransi; merupakan sebuah perjanjian yang terjadi antara penyedia jasa layanan asuransi (sebagai pihak penanggung) dan masyarakat (sebagai Tertanggung). 

Pada kesepakatan tersebut pihak Tertanggung harus membayarkan sejumlah iuran kepada pihak Penanggung untuk mendapatkan ganti rugi atas risiko finansial yang bisa terjadi secara tak terduga di kemudian hari.

Hak dan kewajiban penyedia layanan asuransi dengan pihak tertanggung sudah diatur sedemikian rupa, sehingga bisa mendapatkan perlindungan yang sesuai kesepakatan. 

Meski begitu hak Tertanggung baru akan diberikan ketika pihak tersebut sudah melakukan kewajibannya, yaitu membayarkan premi pada pihak Penanggung atau perusahaan asuransi. Keterangan ini dikutip dari website asuransi astra.

6. Tabungan; ialah sejumlah uang yang tersimpan secara berkala untuk memenuhi kebutuhan tertentu. Dana tabungan biasanya ditarik dari pemasukan sendiri, serta kerap kali didapatkan dari sisa pemasukan yang tidak digunakan untuk memenuhi kebutuhan pokok. Hal ini seperti yang tercantum dalam website sahabat pegadaian. 

Lebih lanjut seperti yang dikutip dari website bank mega syariah, bahwa tabungan merupakan tindakan menyimpan sebagian dari pendapatan atau uang yang dimiliki seseorang ke dalam akun khusus, seperti rekening bank atau instrumen keuangan lainnya, dengan tujuan untuk digunakan di masa depan. 

Adapun manfaat tabungan diantaranya yakni memberikan perlindungan finansial dalam situasi darurat, membantu merencanakan masa depan dengan lebih baik, memberikan rasa aman dan terhindar dari kecemasan tentang uang, selain itu ada jenis tabungan tertentu menawarkan bagi hasil sehingga dana yang anda berikan akan berkembang.

Demikian beberapa hal yang cukup dasar terkait literasi keuangan. Jika tertarik, kamu dapat belajar lebih lanjut pada referensi literasi yang lebih komprehensif seperti halnya manajemen keuangan, ekonomi, akutansi, bisnis, dsb. 

Belajar mengenai literasi keuangan tentu akan bermanfaat bagi kawan-kawan semua dalam mengelola harta serta keuangan pribadi dalam kehidupan sehari-hari. Semoga bermanfat, terimakasih.

Komentar