![]() |
| Gambar oleh Picography dari Pixabay |
Salam mahasiswa!!!
Bagaimana kabarnya kawan-kawan sekalian. Semoga sehat selalu. (Aamiin).Sebelum masuk ke perguruan tinggi, kawan-kawan harus tau dulu nih, bagaimana sih cara-cara dan prosedur untuk bisa masuk ke perguruan tinggi? Kawan-kawan udah paham belum nih? Hehe...kalau belum, hayuk di simak tulisan ini sampe akhir ya...Hehe
Setiap perguruan tinggi tentu memiliki pola penerimaan mahasiswa, sama halnya seperti sekolah. Hal ini berlaku bagi semua perguruan tinggi di dunia. Namun, pada tulisan ini saya hanya akan memberikan gambaran terkait pola penerimaan mahasiswa di perguruan tinggi Indonesia secara umum, berikut uraiannya;
Cara Masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN)
Terdapat beberapa pola umum dalam penerimaan mahasiswa baru pada perguruan tinggi negeri. Adapun beberapa pola tersebut diantaranya;
Pola seleksi Nasional
Pola seleksi ini biasanya disebut sebagai jalur undangan atau jalur prestasi akademik. Dalam hal ini proses seleksi dilakukan dengan tanpa melalui tes ataupun ujian, melainkan melalui proses seleksi dengan menggunakan nilai raport ataupun prestasi akademik. Biasanya penilaian tersebut diambil dari nilai maupun prestasi semenjak tingkat 1 – 3 di sekolah SLTA/sederajat (SMA/SMK/MA).
Namun, untuk bisa mengikuti seleksi ini, tentunya asal sekolah para peserta yang ingin mengikuti seleksi sudah teraftar secara nasional dan peserta yang mendaftar juga memiliki NISN (Nomor Induk Siswa Nasional). Sehingga dengan begitu, barulah bisa mengikuti seleksi ini. Selain itu juga, untuk bisa lolos pada seleksi ini tentu tidaklah mudah, karena diikuti oleh seluruh peserta di tingkat nasional. Dengan begitu, akan terjadi proses seleksi yang cukup ketat.
Jika kawan-kawan ingin mengikuti seleksi tersebut. Kawan-kawan bisa mengetahui info lebih lanjut pada Website LTMPT. Selain itu, terdapat beberapa macam jalur seleksi nasional. Yang pertama untuk Perguruan Tinggi Negeri proses seleksi disebut Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), info lebih lanjut bisa dilihat pada website SNMPTN. Yang kedua untuk Perguruan Tinggi keagamaan Islam Negeri (PTKIN) proses seleksi disebut Seleksi Prestasi Akademik Negeri – Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (SPAN-PTKIN), info lebih lanjut bisa dilihat pada Website SPAN-PTKIN. Yang ketiga untuk Politeknik Negeri proses seleksi disebut Seleksi Nasional Masuk Politeknik Negeri (SNMPN), info lebih lanjut bisa dilihat pada Website SNMPN.
Pola seleksi ini biasanya disebut sebagai jalur undangan atau jalur prestasi akademik. Dalam hal ini proses seleksi dilakukan dengan tanpa melalui tes ataupun ujian, melainkan melalui proses seleksi dengan menggunakan nilai raport ataupun prestasi akademik. Biasanya penilaian tersebut diambil dari nilai maupun prestasi semenjak tingkat 1 – 3 di sekolah SLTA/sederajat (SMA/SMK/MA).
Namun, untuk bisa mengikuti seleksi ini, tentunya asal sekolah para peserta yang ingin mengikuti seleksi sudah teraftar secara nasional dan peserta yang mendaftar juga memiliki NISN (Nomor Induk Siswa Nasional). Sehingga dengan begitu, barulah bisa mengikuti seleksi ini. Selain itu juga, untuk bisa lolos pada seleksi ini tentu tidaklah mudah, karena diikuti oleh seluruh peserta di tingkat nasional. Dengan begitu, akan terjadi proses seleksi yang cukup ketat.
Jika kawan-kawan ingin mengikuti seleksi tersebut. Kawan-kawan bisa mengetahui info lebih lanjut pada Website LTMPT. Selain itu, terdapat beberapa macam jalur seleksi nasional. Yang pertama untuk Perguruan Tinggi Negeri proses seleksi disebut Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), info lebih lanjut bisa dilihat pada website SNMPTN. Yang kedua untuk Perguruan Tinggi keagamaan Islam Negeri (PTKIN) proses seleksi disebut Seleksi Prestasi Akademik Negeri – Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (SPAN-PTKIN), info lebih lanjut bisa dilihat pada Website SPAN-PTKIN. Yang ketiga untuk Politeknik Negeri proses seleksi disebut Seleksi Nasional Masuk Politeknik Negeri (SNMPN), info lebih lanjut bisa dilihat pada Website SNMPN.
Pola seleksi Tes Nasional
Jika kawan-kawan tidak lolos pada seleksi sebelumnya, tenang masih ada jalur lain untuk bisa masuk ke perguruan tinggi yang kawan-kawan impikan. Adapun jalur tersebut yakni jalur seleksi tes nasional. Syarat dan cara pendaftarannya sama seperti pada pola seleksi nasional, akan tetapi pada seleksi ini terdapat tes-tes yang harus kawan-kawan ikuti. Adapun tes-tes tersebut diselenggarakan serempak secara nasional di perguruan tinggi Indonesia yang bekerjasama dengan lembaga seleksi nasional tersebut.
Beberapa tes yang akan diujikan yakni; Tes kemampuan akademik dan tes pengetahuan skolastik. Materi yang diujikan biasanya berupa pengetahuan dasar seperti Matematika, Bahasa (Indonesia dan Inggris), IPA, dan IPS.
Pada seleksi ini juga terdapat beberapa jalur. Jika kawan-kawan ingin masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN), maka jalur seleksinya disebut Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN). Info lebih lanjut bisa dilihat pada Website SBMPTN. Kemudian jika ingin masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN), maka jalur seleksinya disebut Ujian Masuk – Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN). Info lebih lanjut bisa dilihat pada Website UM-PTKIN. Selain itu, jika ingin masuk Politeknik Negeri (PN), maka jalur seleksinya disebut Seleksi Bersama Masuk Politeknik Negeri (SBMPN). Info lebih lanjut bisa dilihat pada Website SNMPN.
Jika kawan-kawan tidak lolos pada seleksi sebelumnya, tenang masih ada jalur lain untuk bisa masuk ke perguruan tinggi yang kawan-kawan impikan. Adapun jalur tersebut yakni jalur seleksi tes nasional. Syarat dan cara pendaftarannya sama seperti pada pola seleksi nasional, akan tetapi pada seleksi ini terdapat tes-tes yang harus kawan-kawan ikuti. Adapun tes-tes tersebut diselenggarakan serempak secara nasional di perguruan tinggi Indonesia yang bekerjasama dengan lembaga seleksi nasional tersebut.
Beberapa tes yang akan diujikan yakni; Tes kemampuan akademik dan tes pengetahuan skolastik. Materi yang diujikan biasanya berupa pengetahuan dasar seperti Matematika, Bahasa (Indonesia dan Inggris), IPA, dan IPS.
Pada seleksi ini juga terdapat beberapa jalur. Jika kawan-kawan ingin masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN), maka jalur seleksinya disebut Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN). Info lebih lanjut bisa dilihat pada Website SBMPTN. Kemudian jika ingin masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN), maka jalur seleksinya disebut Ujian Masuk – Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN). Info lebih lanjut bisa dilihat pada Website UM-PTKIN. Selain itu, jika ingin masuk Politeknik Negeri (PN), maka jalur seleksinya disebut Seleksi Bersama Masuk Politeknik Negeri (SBMPN). Info lebih lanjut bisa dilihat pada Website SNMPN.
Pola seleksi Tes Mandiri
Selain kedua jalur seleksi diatas, tentu masih ada satu jalur lain yakni seleksi tes mandiri. Tidak seperti seleksi sebelumnya yang dilakukan secara nasional, tes mandiri ini bersifat lokal karena diselenggarakan oleh PTN yang bersangkutan. Syarat dan cara pendaftarannya tentu menyesuaikan dengan PTN penyelengara. Biasanya pada jalur seleksi ini, terdapat tes-tes yang harus dijalani sebelum bisa masuk ke PTN tersebut.
Tes-tes tersebut juga, sepertinya tidak jauh berbeda dengan tes seleksi nasional. Adapun tes-tes tersebut diantaranya; tes pengetahuan umum dasar seperti matematika, bahasa (Inggris dan Indonesia), IPA, dan IPS. Kemudian terkadang terdapat tes kemampuan dasar terkait progam studi yang akan diambil. Selain itu, ada juga psik tes ataupun tes wawancara. Hal ini tentunya dikembalikan kepada PTN penyelenggara. Info lebih lanjut bisa dilihat pada Website PTN yang bersangkutan.
Cara Masuk Perguruan Tinggi Swasta (PTS)
Karena dikelola oleh lembaga non pemerintah/pihak swasta, perguruan tinggi swasta tidak memiliki lembaga seleksi nasional seperti halnya perguruan tinggi negeri. Namun, masih ada kesempatan jika kawan-kawan ingin mengikuti seleksi nasional, untuk bisa masuk perguruan tinggi swasta yang kawan-kawan impikan. Karena memang terdapat beberapa Perguruan tinggi swasta yang bekerja sama dengan lembaga seleksi nasional tersebut, walaupun tidak semua perguruan tinggi swasta melakukannya.
Kemudian, untuk bisa memasuki perguruan tinggi swasta tentu tidaklah mudah, karena terdapat proses seleksi juga. Proses seleksi tersebut disesuaikan dengan lembaga penyelenggara yang bersangkutan, yakni perguruan tinggi swasta tersebut. Akan tetapi, proses seleksi juga tidak jauh berbeda dengan perguruan tinggi negeri. Biasanya dalam proses seleksi terdapat tes-tes yang harus dijalani. Adapun tes-tes tersebut diantaranya;
Tes Potensi Akademik
Sama seperti tes-tes ujian masuk perguruan tinggi yang lainnya. Tes potensi akademik juga biasanya ada dalam tes masuk perguruan tinggi swasta. Beberapa materi yang diujikan biasanya terkait pengetahuan umum dasar seperti Matematika dan Bahasa (Indonesia dan Inggris). Selain itu, materi IPA (Kimia, Fisika, Biologi) dan IPS (Sosiologi, Ekonomi) juga biasanya diujikan.
Psiko-tes
Merupakan tes untuk menilai kemampuan dan potensi yang ada pada diri seseorang. Dengan melakukan tes psikologi, setidaknya dapat menggambarkan tingkah laku seseorang yang dilihat melalui sistem kategori dan angka. Tes ini biasanya dibagi menjadi beberapa kategori yakni; tes IQ, tes kemampuan, tes kreativitas, dan tes kepribadian. Tidak semua PTS menggunakan tes ini, namun terkadang beberapa ada yang menggunakannya
Tes Wawancara
Berbeda dengan tes-tes yang sebelumnya. Tes wawancara tentu dilakukan secara langsung dengan seseorang yang bersangkutan, dalam hal ini pihak kampus. Topik yang dibahas tentunya tidak jauh dari identitas pribadi ataupun yang berkaitan dengan PTS tersebut. Namun, sama halnya dengan psikotes, tes ini tidak dilakukan oleh semua PTS, tergantung PTS yang bersangkutan tentunya. Tetapi alangkah lebih baik, kita tau informasi ini, sehingga dapat mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik.
Nah, mungkin itu ya kawan-kawan terkait cara masuk perguruan tinggi. Secara umum, polanya hampir sama. Namun, jika ada penambahan maupun pengurangan secara prosedural, itu dikembalikan lagi kepada Perguruan Tinggi yang bersangkutan. Dengan adanya informasi ini, semoga sedikitnya dapat memberikan gambaran kepada kawan-kawan untuk bisa masuk dan melanjutkan studi di Perguruan Tinggi. Semangat terus ya kawan-kawan, semoga sukses...
Selain kedua jalur seleksi diatas, tentu masih ada satu jalur lain yakni seleksi tes mandiri. Tidak seperti seleksi sebelumnya yang dilakukan secara nasional, tes mandiri ini bersifat lokal karena diselenggarakan oleh PTN yang bersangkutan. Syarat dan cara pendaftarannya tentu menyesuaikan dengan PTN penyelengara. Biasanya pada jalur seleksi ini, terdapat tes-tes yang harus dijalani sebelum bisa masuk ke PTN tersebut.
Tes-tes tersebut juga, sepertinya tidak jauh berbeda dengan tes seleksi nasional. Adapun tes-tes tersebut diantaranya; tes pengetahuan umum dasar seperti matematika, bahasa (Inggris dan Indonesia), IPA, dan IPS. Kemudian terkadang terdapat tes kemampuan dasar terkait progam studi yang akan diambil. Selain itu, ada juga psik tes ataupun tes wawancara. Hal ini tentunya dikembalikan kepada PTN penyelenggara. Info lebih lanjut bisa dilihat pada Website PTN yang bersangkutan.
Cara Masuk Perguruan Tinggi Swasta (PTS)
Karena dikelola oleh lembaga non pemerintah/pihak swasta, perguruan tinggi swasta tidak memiliki lembaga seleksi nasional seperti halnya perguruan tinggi negeri. Namun, masih ada kesempatan jika kawan-kawan ingin mengikuti seleksi nasional, untuk bisa masuk perguruan tinggi swasta yang kawan-kawan impikan. Karena memang terdapat beberapa Perguruan tinggi swasta yang bekerja sama dengan lembaga seleksi nasional tersebut, walaupun tidak semua perguruan tinggi swasta melakukannya.
Kemudian, untuk bisa memasuki perguruan tinggi swasta tentu tidaklah mudah, karena terdapat proses seleksi juga. Proses seleksi tersebut disesuaikan dengan lembaga penyelenggara yang bersangkutan, yakni perguruan tinggi swasta tersebut. Akan tetapi, proses seleksi juga tidak jauh berbeda dengan perguruan tinggi negeri. Biasanya dalam proses seleksi terdapat tes-tes yang harus dijalani. Adapun tes-tes tersebut diantaranya;
Tes Potensi Akademik
Sama seperti tes-tes ujian masuk perguruan tinggi yang lainnya. Tes potensi akademik juga biasanya ada dalam tes masuk perguruan tinggi swasta. Beberapa materi yang diujikan biasanya terkait pengetahuan umum dasar seperti Matematika dan Bahasa (Indonesia dan Inggris). Selain itu, materi IPA (Kimia, Fisika, Biologi) dan IPS (Sosiologi, Ekonomi) juga biasanya diujikan.
Psiko-tes
Merupakan tes untuk menilai kemampuan dan potensi yang ada pada diri seseorang. Dengan melakukan tes psikologi, setidaknya dapat menggambarkan tingkah laku seseorang yang dilihat melalui sistem kategori dan angka. Tes ini biasanya dibagi menjadi beberapa kategori yakni; tes IQ, tes kemampuan, tes kreativitas, dan tes kepribadian. Tidak semua PTS menggunakan tes ini, namun terkadang beberapa ada yang menggunakannya
Tes Wawancara
Berbeda dengan tes-tes yang sebelumnya. Tes wawancara tentu dilakukan secara langsung dengan seseorang yang bersangkutan, dalam hal ini pihak kampus. Topik yang dibahas tentunya tidak jauh dari identitas pribadi ataupun yang berkaitan dengan PTS tersebut. Namun, sama halnya dengan psikotes, tes ini tidak dilakukan oleh semua PTS, tergantung PTS yang bersangkutan tentunya. Tetapi alangkah lebih baik, kita tau informasi ini, sehingga dapat mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik.
Nah, mungkin itu ya kawan-kawan terkait cara masuk perguruan tinggi. Secara umum, polanya hampir sama. Namun, jika ada penambahan maupun pengurangan secara prosedural, itu dikembalikan lagi kepada Perguruan Tinggi yang bersangkutan. Dengan adanya informasi ini, semoga sedikitnya dapat memberikan gambaran kepada kawan-kawan untuk bisa masuk dan melanjutkan studi di Perguruan Tinggi. Semangat terus ya kawan-kawan, semoga sukses...
